Senin, 07 Juli 2014

Cerpen



            Haii, haii.. Udah lama nih aku nggak pernah update lagi. Dan sekarang aku kembali dengan cerpen baru ku. Judulnya bisa baca sendiri dibawah. Oke, langsung aja, check it out ;)


AKU, KAMU DAN DIA

Setelah Deni selesai menyampaikan undangan ulang tahun tersebut kepada ku, hari itu juga aku dan Deni pergi untuk mencari kado. Setelah setelah itu aku pun segera menyiapkan segala sesuatu yang akan ku pakai pergi nanti. Aku berencana memakai gaun putih kesayanganku.
Tinn.. tinn..
Suara klakson Deni dari depan rumah. Aku pun segera mempercepat riasanku dan keluar menemuinya.
“Hai, Den..”
“Hai.. Wah-wah, kamu malam ini cantik banget deh, Nda.”
“Iya dong, Dinda gitu loh.. hahaa”
“Ehh. Liat deh, baju kita serasi tahu. Cocok ya. Hahaa”
“O,iya. Hahaa..”
“Ya, udah yuk. Buruan berangkat. Keburu pestanya dimulai.”

Minggu, 30 Maret 2014

Sebelum Ibu Tercipta

Sebelum IBU Tercipta... 
Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya. 
Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut : 
"Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk menciptakan ibu ini ?" 
Dan Tuhan menjawab pelan: 
"Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan ??? 


  1. Ibu ini harus waterproof (tahan air/cuci) tapi bukan dari plastik. 
  2. Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat lelah. 
  3. Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
  4. Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya. 
  5. Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya. 
  6. Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan 
  7. Enam pasang tangan... Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya

Yang Tak Bisa Diucapkan Ayah...



Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... 


Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.. 
Lalu bagaimana dengan Ayah? 

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, 
jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? 

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,